Author: adigarst

  • Podcast : Eps. 4 – (Podcast Series – Beli Followers #2) Beli Followers itu apa? – Part2

    Podcast : Eps. 4 – (Podcast Series – Beli Followers #2) Beli Followers itu apa? – Part2

    Ini adalah episode yang merupakan bagian dari Podcast Series saya, yang berjudul Beli Followers.

    Sesuai namanya, di Podcast Series ini, saya bakal ngebahas, hal hal seputar Beli Followers. Beli followers itu seperti apa sih? asal usulnya seperti apa, tempat dan cara belinya, plus minusnya apa aja, resikonya, tips dan trik, hingga konsep cara kerjanya.

    Di part 2 ini, saya akan ngebahas, beli followers itu apa dan seperti apa sih?

    Karena kayaknya, masih banyak yang belum tau, kalau followers itu, bisa dibeli. Banyak yang mengira, beli followers itu sama dengan iklan berbayar (FB/IG Ads). Padahal, beli followers dan FB ads, nggak ada kaitannya sama sekali.

    Maka dari itu, saya mulai masuk ke pembahasan, dengan menjawab pertanyaan “beli followers itu apa?”

    Silahkan disimak. Semoga bermanfaat.

    Salam,

    Putu Adi.

  • Website kamu error “Function register uninstall hook was called incorrectly”? ini solusinya!

    Website kamu error “Function register uninstall hook was called incorrectly”? ini solusinya!

    Kronologi

    Ini adalah salah satu website client saya. dan tiba – tiba doi chat whatsapp whatsapp, bilang ada error di bagian atas tiap halaman. Setelah saya cek, ternyata benar. Bahkan di halaman WP Adminnya juga muncul error yang sama.

    Sebelum nyari info di google, saya coba cari tau sendiri masalah apa apa, dengan cara melihat lokasi/posisi errornya. Dari errornya posisinya ada di file fungctions.php di folder wp-includes. Tepatnya di baris ke 5835.

    Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in wp-includes/functions.php on line 5835

    Setelah saya cek disini, saya tidak mendapatkan petunjuk apa apa, karena baris codenya bukan dari pluginnya. Tapi ini baris code defaultnya wordpress.

    Jadi saya coba cari solusinya di google.

    Dari diskusi – diskusi yang ada, sepertinya tidak ada yang benar benar tau, penyebab dan solusinya apa. Malah banyak cara cara yang sifatnya bypass. Ngasih code agar errornya ga muncul aja, tapi tidak benar-benar menyelesaikan masalahnya.

    Penyebab

    Tapi kalau ngeliat pesan errornya, sepertinya ini masalah plugin, yang tidak sempurna saat proses register (install) ataupun saat proses uninstall. Akhirnya saya coba cek satu persatu pluginnya. Dengan cara, men-non aktifkan, satu persatu plugin, lalu refresh halamannya, memastikan apakah errornya masih muncul apa tidak.

    Akhirnya, tibalah di satu plugin bernama “HC Custom WP-Admin URL“

    Mungkin tiap kasus, akan berbeda beda, tidak mesti harus di plugin ini aja. karena kebetulan mungkin saat proses installasi ataupun uninstall, prosesnya tidak selesai dengan sempurna, sehingga error itu muncul.

    Mungkin aja, client saya ini ada nginstall plugin ini, atau sempat menguninstall, saya nggak tau. Tapi intinya, penyebab errornya ada di plugin ini.

    Sekali lagi, mungkin di kasus kamu bukan plugin ini penyebabnya. Tapi cara ngeceknya sama, seperti yang saya jelaskan di atas.

    Solusi

    Setelah kamu tau plugin mana yang bermasalah, sekarang coba Uninstall dan Install ulang plugin tersebut. atau kalau tetap tidak bisa, gunakan plugin lain yang fungsinya sejenis.

    Semoga bermanfaat.

    Salam,

    Putu Adi.

  • Podcast : Eps. 3 – (Podcast Series – Beli Followers #1) Mau beli followers? mulai dari sini – Part1

    Podcast : Eps. 3 – (Podcast Series – Beli Followers #1) Mau beli followers? mulai dari sini – Part1

    Ini adalah episode yang merupakan bagian dari Podcast Series saya, yang berjudul Beli Followers.

    Sesuai namanya, di Podcast Series ini, saya bakal ngebahas, hal hal seputar Beli Followers. Beli followers itu seperti apa sih? asal usulnya seperti apa, tempat dan cara belinya, plus minusnya apa aja, resikonya, tips dan trik, hingga konsep cara kerjanya.

    Nah, di part 1 ini, saya mulai dengan ngasih pemahaman dasar, kalau mau beli followers, mindset yang harus kita miliki seperti apa. Dan kamu juga harus tau, niat saya membuat konten ini atas dasar niat baik. Untuk membantu, dan untuk bermanfaat.

    Karena secara pandangan umum, beli followers adalah cara yang salah. Sedangkan, dapetin followers secara organik, adalah cara yang bener.

    Tapi disini, tugas saya ngasih edukasi. Agar kamu bisa tau, cara beli followers yang benar itu seperti apa.

    Silahkan simak. Semoga bermanfaat.

    Salam,

    Putu Adi.

  • Beli Followers #3 – Tempat beli followers dimana? yang aman, permanen, dan bergaransi

    Beli Followers #3 – Tempat beli followers dimana? yang aman, permanen, dan bergaransi

    Disclaimer

    Dibandingkan dengan membeli followers. Mendapatkan followers secara organik, adalah yang paling benar dilakukan.

    Tapi, disini saya sebagai konten kreator, tugas saya ngasih edukasi.

    Jadi, saya tidak pro dan kontra, dengan dua pilihan ini.

    Tanpa ada artikel inipun, praktek beli followers, sudah lumrah dilakukan, oleh masyarakat umum.

    Artikel ini bertujuan untuk ngasih wawasan, beli followers itu seperti apa sih?, plus minusnya apa aja, latar belakang, sampai konsep cara kerjanya.

    Kalau kamu merasa butuh wawasan ini, silahkan simak.
    Tapi kalau tidak, silahkan stop, dan skip artikel ini.

    Awal mula ngerti konsep beli followers

    Pastikan kamu sudah nyimak secara berurutan, dari part 1 ya. Karena kalau tidak, nanti kamu bisa bingung, dan banyak salah pahamnya.

    Pertanyaan berikutnya, beli followers dimana?

    Saya sempat observasi, untuk cari tau, tempat beli followers yang bagus, dan aman itu dimana.

    Karena saya sebagai web developer, client saya sering ada nanyain, “Bli adi, tempat beli followers dimana ya?” atau “Ada rekomendasi tempat beli followers nggak bli?”

    Jangan sampai saya nggak tau, atau salah ngasih rekomendasi.

    Karena yang begini begini nih, fatal.

    Salah ngasih rekomendasi, nanti akun client saya keblokir gimana? kan nggak enak juga sama mereka, ia nggak?

    Sehingga waktu itu, saya cari tau. dari sekian banyak yang saya temukan di google, saya catetin satu satu. Tapi nggak semuanya juga saya cobain, saya pilih beberapa, yang kiranya kelihatannya aman untuk dicoba.

    Nah dari sana, saya menemukan, ada aja plus minusnya.

    Dan disini juga berlaku hukum, ada harga, ada kualitas.

    Kalau kamu pengen kualitas followers yang bagus, maka harus siap bayar harga lebih mahal.

    Mungkin ada yang nanya, followers yang bagus itu emang harganya berapa?

    Kalau yang sering saya pakai ini,

    1.000 followers, harganya Rp 170.000
    2.000 followers, harganya Rp 330.000

    Itu untuk followers yang berkualitas ya. yang sering saya pakai. harganya segitu.

    Followers yang berkualitas seperti apa sih?

    Kualitas yang bagus

    Ciri cirinya, akunnya pakai nama manusia, ada profil picturenya, minimal biasanya 3 postingan foto. jadi mirip seperti akun asli pada umumnya. dan permanen, jumlahnya tidak berkurang.

    Kualitas yang tidak bagus

    akunnya pakai nama template angka huruf nggak jelas, nggak ada profile picture, nggak ada postingan. dan tidak permanen. Jadi misalnya hari ini beli 3.000, beberapa hari kemudian, tinggal 2.000, seminggu kemudian tinggal 1.000, begitu terus berkurang terus.

    Nah biasanya, akun-akun yang nggak bagus kualitasnya ini, dijual murah banget, banyak dijual di marketplace juga. kisaran Rp 30.000 udah dapet ribuan followers.

    Kalau saya sih udah kapok beli followers yang murah-murah itu. Mending yang pasti pasti aja.

    Nah kalau menurut saya gini,

    Bagi kamu, yang beli followers untuk akun sosmed usaha, yang akunnya kamu peliharaaa banget. apalagi yang nama urlnya udah unik banget, selaras sama nama brand kamu. atau ID akunnya seragam sama semua sosmed, antara instagram, facebook, tiktok, twitter, youtube. namanya udah sama semua.

    Jangan sembarangan beli followers.

    Takutnya, akun kamu terblokir, kan sayang?

    Harus bikin baru lagi, terus udah nggak bisa pakai tuh pakai ID yang lama.

    Yang awalnya udah seragam, sekarang jomplang satu.

    Mending siapin budget, lebih mahal sedikit, tapi dijamin aman dan permanen.

    Nah kembali ke pertanyaan tadi, beli followers dimana?

    Dari sekian kali nyoba, saya akhirnya ketemu tempat beli followers, yang menurut saya, sesuai sama kebutuhan, dan ekspektasi saya. Karena saya memang butuh layanan yang spesifik.

    Misalnya, harga udah worth it, layanannya udah oke,

    Nah ini yang penting. Selain followersnya berkualitas dan permanen, ada satu hal yang belum saya temukan di tempat lain, dimana proses penambahan followersnya itu, dilakukan secara perlahan, sedikit demi sedikit tiap harinya. Terjadwal.

    Dengan cara kerja seperti ini, dimata algoritma, terkesan kayak followersnya bertambah secara organik, sehingga sulit terdeteksi sebagai pelanggaran. maka ini jadi jauh lebih aman.

    Beli followers dimana?

    Tapi kalau kalian tanya saya, tempat beli followers yang recommended dimana?

    Beli di Belifollowers.id

    Ini the best banget lah pokoknya. Saking bagusnya, saya sampai terinspirasi bikin Blog Series ini.

    Karena semenjak ketemu situs ini, paradigma negatif tentang beli followers, seperti takut akun diblokir, takut kena shadow banned, takut jumlah followers drop, takut ketipu, dll. Disini aman banget. pelayanannya profesional.

    Jadi, kalau kamu mau tau, saya beli followers dimana? di https://belifollowers.id

    Selama linknya masih ada, artinya layanan mereka masih saya pakai.

    Sekali lagi, saya tidak dibayar, saya tidak disponsori, saya bukan afiliasi (biasanya afiliasi linknya kan ada kodenya di belakang).

    Pokoknya ini the best banget lah, dari yang pernah saya coba. Followersnya berkualitas, permanen, harga lebih murah padahal, terus mereka punya sistem penambahan followers secara perlahan. sehingga sangat sangat aman. Terus kita juga dapet monitoring gitu, kita bisa pantau penambahan per harinya berapa. sangat transparan. Terus ada garansinya juga. Pokoknya profesional banget pelayanannya. Pembayaran bisa pakai Ewallet OVO, Gopay, kalau tidak salah bisa pakai bank transfer juga.

    Selain “rekomendasi tempat beli followers”, saya juga sertakan link download file excel. Isnya daftar penjual followers di indonesia, yang saya temukan di google, selama observasi.

    Kalau kamu memang butuh, silahkan aja di download. Siapa tau bermanfaat.

    Nanti di part lainnya, saya juga akan jelasin, jenis-jenis followers itu apa aja? termasuk masalah-masalah, dan resiko-resikonya yang kemungkinan terjadi. Jika kita salah membeli followers.

    Agar kamu nggak perlu mengalami kerugian, yang pernah saya alami dulu.

    Penutup

    Saya ucapin Terimakasih banget, buat kamu yang nyimak sampai disini.

    Sampai ketemu di part berikutnya, part 4. Apakah beli followers itu boleh?

    Semoga bermanfaat.

    Salam

    Putu Adi.

  • Beli Followers #2 – Apa itu beli followers? proses belinya, bedanya apa dengan followers organik?

    Beli Followers #2 – Apa itu beli followers? proses belinya, bedanya apa dengan followers organik?

    Disclaimer

    Dari pandangan umum, beli followers adalah cara yang salah.

    Dapetin followers secara organik, adalah cara yang bener.

    Tapi disini, tugas saya ngasih edukasi.

    Jadi, saya tidak pro dan kontra, dengan dua pilihan ini.

    Tanpa ada artikel inipun, praktek beli followers, sudah lumrah dilakukan, oleh masyarakat umum. dari dulu, hingga hari ini.

    Artikel ini bertujuan untuk ngasih wawasan, beli followers itu seperti apa sih?, plus minusnya apa aja, keuntungan dan kerugiannya, latar belakang, sampai konsep cara kerjanya.

    Kalau kamu butuh wawasan ini, silahkan ditonton.

    Tapi kalau tidak, silahkan stop dan skip artikel ini.

    Bagi kamu, pemilik bisnis, yang lagi kesulitan, naikin jumlah followers. Dan memilih untuk pakai jasa beli followers? simak artikel ini baik baik.

    Bagi kamu yang belum menyimak part 1, please simak dulu part 1. Karena disana dijelasin, hal paling dasar, yang kamu harus tau, sebelum nyimak seluruh part series.

    Simak Part 1 : Mau beli followers? mulai dari sini, mindset dan fakta dilapangan.

    Tapi kalau kamu sudah nyimak dari part 1. yuk kita lanjut.

    Apa itu beli followers?

    Oke saya akan mulai jelaskan, dari hal paling dasar dulu.

    Beli followers itu apa?

    Karena kenyataannya, banyak yang belum tau, kalau followers itu bisa dibeli.

    Pertama saya jelasin, proses dapetin followers secara organik, baru setelah itu saya jelasin proses beli followers.

    a. Cara Organik

    Jadi gini, kan biasanya, setelah bikin akun, karena akunnya baru, followersnya masih sedikit, anggap aja misalnya yang follow baru 1. Yang ngefollow baru cuman kamu.

    Proses berikutnya biasanya, kamu share ke temen-temen dan saudara-saudara kamu, minta tolong, agar akun ini di follow.

    Udah ngemis-ngemis minta di follow, ehhh mentok-mentok dari sana cuman dapet 100 followers.

    Sebagai mbak mbak dan mas mas biasa seperti saya. Perjuangan untuk dapat 100 – 300 followers itu, susah banget. Apalagi ini akun untuk jualan.

    Kalau akun pribadi sih, cenderung lebih gampang. Karena orang, justru minta biasanya. Tapi dalam kasus ini kan, kita bahas akun untuk dagang.

    Kalau produk, atau jasa yang kamu jual, unik banget, bagus banget, keren banget, dan berkarakter. Mungkin banyak orang yang follow.

    Tapi kenyataannya di lapangan, kan tidak semua pelaku usaha, punya produk, layanan, atau kapasitas yang luar biasa, sama tingginya.

    Karena yang menentukan bukan hanya hardskill dan softskill disini, tapi ada faktor lain, seperti budget, privilege, lingkungan, dll.

    Gimana dengan sales asuransi, sales mobil, sales property, (ini bukan ngomongin omzet ya, tapi followers) Rasanya nggak banyak deh, orang dengan sengaja memfollow akun bisnis seperti ini. Kecuali emang disuruh mem-follow. Kenapa saya tau? karena beberapa client, yang bikin web di saya, ada di industri itu.

    Mereka susah banget dapet followers organik.

    Kenapa jumlah followers penting untuk mereka? karena saat ini, mereka dituntut pemasarannya lewat digital marketing. Pakai fb ads, google ads, tapi pas calon customer ngeklik akunnya, followersnya cuman 100 – 200, kan jadi ada rasa keraguan gitu dari calon customer mereka. Mereka sebagai pemilik akun juga ngerasa rada rada kurang PD.

    Bahkan banyak loh, perusahaan Social Media Agency, yang seharusnya dia membantu menaikkan engagement sosmed clientnya, tapi akun mereka sendiri, followersnya cuman 100 – 300. Itu kenapa, jasa Social Media Agency, juga terpaksa harus beli followers. Kalau mengandalkan followers organik, siapa yang memfollow akun seperti ini?

    Yang berusaha mau saya sampaikan adalah, ada memang kategori akun sosmed tertentu, yang niche nya, sangat spesifik. Sehingga sulit mendapatkan followers.

    Udah ngemis-ngemis minta di follow ke orang terdekat, itu pun setelah di follow, di silent, Udah coba bikin konten yang proper, ehhh yang nonton nggak seberapa, nggak ngasilin followers baru juga. Udah coba ngiklan berbayar, yang liat sih banyak, tapi yang memfollow cuman satu dua orang. Karena prinsipnya, orang ke sosmed untuk bersenang-senang, nggak suka dijualin.

    Jadi untuk kategori bisnis tertentu, untuk dapetin 100 – 300 followers itu susah banget, kapan nyampek ke 3.000 followers ia nggak?

    Kebayang ya susahnya. Nah itu cara normal.

    b. Beli Followers

    Nah dengan beli followers, kamu cukup sediakan uang. Tinggal bayar, tunggu beberapa jam, kamu udah dapet sejumlah followers yang kamu inginkan.

    Cara kerjanya gini.

    • Hubungi, atau buka situs jasa beli followers
    • Tentukan jumlah, followers yang kamu butuhkan
    • Lakukan pembayaran
    • Maka, si penyedia layanan beli followers, akan mulai penambahan jumlah followers, untuk akun kamu
    • Nanti, jumlah followers akun sosmed kamu, akan bertambah, sesuai jumlah followers yang kamu pesan

    Gampang kan? nggak perlu ngemis ngemis minta di follow?

    3.000 followers, kalau kamu lakukan manual, “normalnya” butuh waktu berbulan bulan, bahkan ada yang sampai tahunan. yang kita korbankan adalah waktu, tenaga, pikiran dan uang.

    Nah dengan beli followers, yang kamu korbankan cuman satu, yaitu uang. sehingga kamu bisa menghemat waktu kamu, tenaga kamu, dan pikiran kamu, untuk melakukan hal lain yang lebih produktif. Bikin konten produk misalnya.

    Pasti ada yang bilang :

    • Tanya : Ada kok bro, sales asuransi, sales mobil, fotografer, travel wisata, yang followersnya banyak. Murni tanpa beli followers.
    • Jawab : Bro, kapasitas orang beda-beda, spektrumnya sangat luas. Yang kamu sebutkan tadi itu, adalah orang orang yang berada di level tertinggi, kita harus akui, orang-orang yang level dan kapasitasnya standar, itu ada, dan jumlahnya jauh lebih banyak. Makannya di part 1 saya bilang, beli followers tidak untuk semua orang.
    • Tanya : Ahhh jumlah followers itu nggak penting bro, yang penting itu interaksinya (views, like, komen, share).
    • Jawab : Brooo ini akun dagang, followers aja baru 100, gimana orang meratiin kita, gimana orang percaya sama akun toko online kita? boro boro dapet interaksi, dilirik aja kagak?

    Semuanya penting bro!. Akun dagang kita, akan dinilai bagus, oleh calon customer kita, dinilai dari banyak faktor.

    Mulai dari profile picture, jumlah followers, isi bio, kerapihan feeds, kualitas konten, dari cara kita merespon, dan lain-lain.

    Jangan pilih salah satu, kita harus penuhi semua faktor itu.

    Nah mumpung di konten ini, kita lagi ngomongin followers, jadi kita spesifik ke followers. Kita harus jujur akui, bahwa jumlah followers itu penting, sama pentingnya dengan interaksi dari audience, dan seluruh faktor tadi.

    Beli followers itu boleh?

    Kalau kamu tanya, ke sosial media guru (orang yang ahli di bidang sosmed).

    “boleh nggak beli followers?” sudah pasti, jawaban mereka, nggak boleh.

    Kenapa? karena mereka jualannya ya buku, kelas, dan seminar yang ngajarin “Cara naikin jumlah followers secara organik”. Jadi prinsip beli followers ini sangat bertolak belakang dengan prinsip mereka.

    Kalau dia ngebolehin beli followers, justru aneh. Karena ilmu-ilmu yang diajarin, jadi nggak kepakek.

    Nah sebelum kamu salah paham, tentang ini. Mohon bersabar sebentar ya, karena hal ini saya bahas dengan lengkap di episode tiga, episode berikutnya, setelah artikel ini.

    Jadi kita lanjut dulu ya, sedikit lagi.

    Beli followers itu aman?

    Mungkin ada yang bilang lagi :

    • Kalau beli followers, nanti akun kita bisa kena banned, atau shadowban.
    • Kalau beli followers, nanti berpengaruh ke conversion rate.
    • Kalau beli followers, awalnya aja nambah, nanti angka followers turun lagi.
    • Sudah transfer, tapi orangnya kabur, ketipu. Dan lain-lain.

    Semua pertanyaan-pertanyaan atau kasus-kasus yang terjadi, seputar beli followers, akan saya bahas tuntas di episode episode berikutnya.

    Semua hal buruk itu bisa terjadi, karena kamu nggak ngerti aturan mainnya.

    Inilah tujuan utama saya, bikin konten ini. Untuk ngasih wawasan, gimana caranya agar kita menggunakan strategi beli followers ini, dengan baik dan benar.

    Sehingga, saat kita beli followers, justru yang kita dapatkan adalah manfaat positifnya, bukan resiko atau masalah-masalah tadi.

    Penutup

    Sampai ketemu di part berikutnya, part 3.

    Yang ngebahas, tempat beli followers dimana?

    Semoga bermanfaat.

    Salam,

    Putu Adi.

  • Beli Followers #1 – Mau beli followers? mulai dari sini, mindset dan fakta dilapangan.

    Beli Followers #1 – Mau beli followers? mulai dari sini, mindset dan fakta dilapangan.

    Disclaimer

    Secara pandangan umum, beli followers adalah cara yang salah. Sedangkan, dapetin followers secara organik, adalah cara yang bener.

    Tapi disini, tugas saya ngasih edukasi. Jadi, saya tidak pro dan kontra, dengan dua pilihan ini.

    Karena tanpa artikel inipun, praktek beli followers, sudah lumrah dilakukan, oleh masyarakat umum. Dari dulu, sampai sekarang.

    Walaupun, pengguna layanan beli followers ini banyak, tapi kalau saya perhatikan, untuk saat ini, jarang banget, ada konten di sosmed ataupun di youtube, yang bener-bener mau ngebahas secara mendalam, dari sisi beli followers ini.

    Walaupun sekali lagi, beli followers itu cara yang salah, tapi kenyataannya, yang makek banyak.

    Kenapa banyak yang makek? karena beli followers itu ada manfaatnya, walaupun ada efek buruknya juga.

    Maka harusnya, ada yang ngasih edukasi, sebuah strategi agar kita bisa mengambil efek baik dari beli followers ini, dan mampu meminimalisir efek buruknya.

    Kalau dianalogikan, ini mirip seperti rokok.

    Secara pandangan umum, rokok tidak baik untuk kesehatan. Tapi faktanya di lapangan, dari dulu sampai sekarang, masih banyak yang merokok.

    Tugas para pakar kesehatan, ngasih edukasi, “stop merokok, ganti dengan gaya hidup sehat”

    Dalam konteks ini, tugas saya, sebagai perokok berpengalaman (ceritanya), ngasih edukasi, “cara meminimalisir efek buruk dari merokok”

    Karena saya paham, orang merokok bukan karena ingin (kadang-kadang), tapi karena butuh. Banyak dari mereka, yang pengen berhenti, tapi suliiiiiit sekali.

    Kalau kamu tidak bisa berhenti merokok, minimaaaaaal kamu tau caranya meminimalisir efek buruk dari rokok. Misal, program detox, mengkonsumsi buah dan sayur tertentu, rutin olahraga, membatasi jumlah rokok per hari, dll.

    Nah kembali lagi ke konteks beli followers,

    Artikel ini, bertujuan untuk ngasih wawasan, beli followers itu seperti apa sih?, plus minusnya apa aja, keuntungan kerugiannya, latar belakang, sampai konsep cara kerjanya.

    Kalau kamu nggak bisa ngasilin followers secara organik, dan berencana mau beli followers. minimaaaaaal, kamu tau cara meminimalisir resiko-resiko saat membeli followers. Misalnya, cara agar akun tidak terblokir, agar followersnya permanen nggak berkurang, agar nggak kena tipu, dll.

    Sekarang, kamu tanyakan diri kamu sendiri.

    Kamu butuh nggak wawasan ini? kalau tidak, silahkan stop membaca dan skip artikel ini.

    tapi kalau butuh, silahkan ditonton rangkaian artikel ini, dari part 1 hingga part terakhir.

    Fakta dilapangan

    Bagi kamu, pemilik bisnis, yang lagi kesulitan, naikin jumlah followers, dengerin ini baik baik.

    Sekarang coba perhatikan, akun sosmed kompetitor kamu, yang followersnya banyak banget itu. Padahal kontennya nggak ada yang viral, interaksi di postingannya, juga biasa biasa aja. Tapi kok bisa ya? followersnya sebanyak itu?

    Jangan-jangan, akun sosmed kompetitor kamu, yang followersnya banyak itu. followersnya beli.

    Jangan-jangan, Akun sosmed bisnis temen kamu, yang followersnya banyak itu. followersnya beli.

    Tapi kalau kamu tanya, ya mereka nggak bakal ngaku. Kenapa? ya malu, malu lah. Hal ini tuh masih tabu.

    Dan mereka juga nggak pengen, kamu tau itu.

    Sebenarnya, beli followers ini tuh, udah jadi rahasia umum, di kalangan bisnis owner (pemilik bisnis). Khususnya yang melek, digital marketing.

    Semua tau, dan banyak dari mereka, pakai jasa, beli followers.

    Kalau kamu baru tau hari ini?, Good!, kamu di artikel yang tepat. Disini saya akan bongkar, semua rahasianya, sampai tuntas!

    Goal saya, membuat konten series “Beli Followers” ini, agar kamu ngerti aturan mainnya. Sehingga, saat kamu memutuskan untuk beli followers, kamu bisa melakukannya dengan baik dan benar. Sehingga bermanfaat untuk bisnis kamu.

    Karena faktanya, ada sudut pandang menarik, dari sebagian pemain bisnis online.

    bahwa beli followers itu “tidak curang”, hari ini, sudah menjadi “strategi dagang”.

    Kalau kamu hari ini, lagi ngembangin akun sosmed, tapi tidak ikut pakai cara ini, kemungkinan kamu akan ketinggalan, dari kompetitor kamu.

    Karena dalam konteks mengembangkan akun sosmed, salah satu matriks keberhasilannya, dilihat dari jumlah followers. (sekali lagi, salah satunya).

    Silahkan simak sampai habis, ikuti semua episodenya, dengan klik playlistnya di deskripsi, agar kamu, nonton videonya, secara berurutan. Pasti bermanfaat!

    Mindset Dasar Sebelum Beli Followers

    Di Part 1 ini, saya akan khusus ngomongin, hal-hal paling mendasar, yang perlu kamu tahu, sebagai bekal mindset, untuk menyimak artikel di part – part berikutnya.

    Agar kamu tidak perlu ngabisin energi, untuk berpikir, dan berkomentar skeptis, tentang konten ini.

    Artikel “Beli Followers” ini, adalah salah satu Artikel Series di blog ini, yang ngajarin cara benar, beli followers.

    Di blog ini juga, tapi di Artikel Series yang lain, saya juga bahas “Strategi dapetin followers secara organik”.

    Jadi, saya tidak pro dan kontra, antara dua pilihan ini. Antara beli followers atau followers organik.

    Karena kenyataannya di lapangan, kapasitas orang beda beda.

    Ada yang mampu menghasilkan followers secara organik, ada yang tidak.

    Jadi di konten ini, saya tidak menyalahkan dan membenarkan, pilihan-pilihan tadi.

    semua kembali, ke kapasitas dan kebutuhan masing-masing.

    Kalau kamu, rencana mau beli followers? tapi masih mikir-mikir? silahkan ikuti rangkaian artikel ini, sebagai referensi.

    Tapi kalau kamu mau dapetin followers secara organik? silahkan simak, di Artikel Series saya yang lain. yang ngebahas tentang itu. Bisa klik Disini.

    Oke lanjut.

    Beli Followers, tidak untuk semua orang, mungkin juga bukan untuk kamu, Jadi simak ini baik baik.

    Menghasilkan followers secara organik, adalah cara yang paling bener. Paling disaranin. Tapi kalau kamu tidak mampu menghasilkan followers secara organik, beli followers adalah salah satu solusinya.

    • Beli followers, hanya untuk di awal-awal saja, setelah akun baru dibuat. Setelah itu, sebaiknya kamu dapatkan followers secara organik. Karena, setelah kamu beli followers sebanyak 1.000 atau 3.000 misalnya. Berikutnya, kamu akan cenderung lebih mudah mendapatkan followers baru yang organik. Dibandingkan, akun yang followersnya dikit (100 followers misalnya). Nggak akan ada yang meratiin akun kamu, kalau followersnya cuman 100.
    • Semua yang saya jelaskan di konten ini, atas dasar niat baik, untuk membantu. Karena dulu saya juga mengalaminya sendiri. Sebagai web developer, saya juga melihat keresahan ini di client-client saya. Jadi konten ini saya buat, didasari atas niat baik, untuk membantu, untuk bermanfaat.
    • Beli followers yang saya jelaskan ini, untuk membantu pelaku UMKM, yang sedang merintis produk atau usaha mereka. Untuk jualan ya, untuk berdagang. Jadi saya nggak ngajarin kamu, beli followers, hanya untuk gaya gayaan. Apalagi untuk tujuan yang tidak baik, atau merugikan orang lain.
    • Walaupun untuk keperluan “dagang”, konten ini saya khususkan, bagi kamu yang budget marketingnya minim, atau bahkan nggak ada sama sekali. Tapi kalau, kamu punya budget marketing diatas 1 juta per bulannya, mendingan kamu pakai strategi lain, seperti iklan berbayar, endorse, memproduksi konten berkualitas, dll.
    • Bagi kamu, seorang seleb, atau publik figur, atau brand besar. Konten ini, “mungkin” bukan untuk kamu. Karena kalian sebetulnya punya sumber daya!, untuk dapetin followers secara organik. Jadi gunakan sumber daya kamu, okay!
    • Strategi ini hanya untuk kamu, mbak-mbak dan mas-mas biasa, seperti saya. Yang nggak punya privilege, atau sumber daya yang memadai, yang semuanya serba biasa-biasa saja. Sehingga kesulitan mendapatkan followers organik, Tapi disatu sisi, kita dituntut muncul di sosial media, karena kita punya produk atau layanan yang bagus. Dan layak diperkenalkan ke orang banyak.

    Beli Followers, tidak untuk semua orang, dan hanya dilakukan di awal awal saja, tidak seterusnya. Ingat itu baik baik.

    Saat beli followers, tidak boleh sembarangan juga. Salah beli followers, akun kamu bisa kena blokir. Salah beli followers, kamu juga bisa kena tipu.

    Jadi pastikan simak, seluruh rangkaian Artikel Series ini.

    Penutup

    Sampai ketemu di part berikutnya, part 2.

    Kita akan mulai masuk ke pembahasan, Beli followers itu seperti apa sebenernya? belinya dimana? dan bagaimana cara belinya?

    Semoga bermanfaat.

    Salam,

    Putu Adi.

  • Solusi untuk Offcanvas Bootstrap yang tidak bisa tampil. Ternyata ini penyebabnya!

    Solusi untuk Offcanvas Bootstrap yang tidak bisa tampil. Ternyata ini penyebabnya!

    Ini hanya untuk catatan pribadi aja, soalnya saya sudah 2x mengalami masalah seperti ini, tapi dulu lupa solusinya apa. Makannya sekarang saya catat, biar nggak lupa.

    Oke, ini sudah 2x kejadian, solusinya tetap sama!

    Kronologi

    Saya sudah lama menggunakan offcanvas sebagai tampilan membuka menu di mode mobile untuk semua website yang saya develop. Jadi sudah tidak pakai dropdown menu lagi. Karena menurut saya, dropdown menu terlalu biasa. Terlihat seperti website murahan.

    Nah kali ini saya lagi meng-upgrade sebuah website client saya, dia pengen di rombak tampilannya, agar jadi lebih fresh. Sehingga saya melakukan beberapa perubahan di fitur – fiturnya, termasuk tampilan membuka menunya.

    Setelah saya sesuaikan coding di navbar menu, saya pasangin offcanvas, setelah di coba, nggak ada respon apa apa saat di klik. Tapi kalau di lihat di inspect element chrome, saat tombol menu di klik, ada pergerakan kok di html nya. Codenya jalan, tapi tidak tampil.

    Ada setengah hari, saya cari solusinya, tapi nggak nemu – nemu, dan saya inget, dulu pernah ngalamin ini juga. cuman lupa caranya gimana.

    Saya sudah hampir putus asa, mau ngoding ulang website ini dari awal. Tapi iseng iseng saya kulik kulik lagi. Akhirnya saya baru inget, ini masalah di JS nya.

    Penyebabnya

    Ini terjadi karena versi bootstrap saya, masih versi lama, dimana fitur offcanvas ini belum ada. Seperti yang saya ceritakan tadi, ini adalah website client saya, yang udah saya buat dari tahun 2017. Jadi waktu itu masih pakai versi bootstrap yang masih lawas, kalau tidak salah tadi versi 3. Saya langsung ganti, tapa saya catat. Tapi kayaknya versi 3.

    Solusinya

    Caranya simpel banget!. Pastikan versi bootstrap kamu sudah pakai versi terbaru, versi 5. Dan antara CSS dan JS nya, pastikan versinya sama.

    Biar gampang, dan nggak muter-muter sampai pusing berjam-jam kayak saya tadi, mending kamu update ke bootstrap versi terbaru.

    Sebelumnya saya pakai bootstrap versi 3. Hari ini (23 April 2023), versi bootstrap yang terbaru adalah versi 5.

    Catatan : Dengan mengupdate ke versi terbaru, mungkin beberapa komponen di desain kamu (CSS), akan mengalami kerusakan, dan harus disesuaikan kembali.

    1. Buka Bootstrap
    2. Buka halaman dokumentasi
    3. Copy link CSS dan JS dari baris template ini
    CSS : letakan antara <head> dan </head>
     
    <link href="https://cdn.jsdelivr.net/npm/bootstrap@5.3.0-alpha3/dist/css/bootstrap.min.css" rel="stylesheet" integrity="sha384-KK94CHFLLe+nY2dmCWGMq91rCGa5gtU4mk92HdvYe+M/SXH301p5ILy+dN9+nJOZ" crossorigin="anonymous">
    
    JS : letakan antara <body> dan </body>
    
     <script src="https://cdn.jsdelivr.net/npm/bootstrap@5.3.0-alpha3/dist/js/bootstrap.bundle.min.js" integrity="sha384-ENjdO4Dr2bkBIFxQpeoTz1HIcje39Wm4jDKdf19U8gI4ddQ3GYNS7NTKfAdVQSZe" crossorigin="anonymous"></script>
    

    Setelah kamu pastikan versi CSS dan JS nya sama (satu paket). simpan code kamu, lalu coba lagi.

    Semoga solusi ini works juga di kamu.

    Salam,

    Putu Adi.

  • Solusi : MySQL Order by ASC DESC, tidak bisa mengurutkan angka di phpMyAdmin

    Solusi : MySQL Order by ASC DESC, tidak bisa mengurutkan angka di phpMyAdmin

    Saya punya website toko online, dibuat menggunakan woocommerce. Dan hari ini, saya ada kebutuhan untuk meng query data produk, dari database nya wp woocommerce, untuk kemudian data list produk tersebut, saya tampilkan di sebuah halaman website (situs yang berbeda).

    Sehingga saya gunakan query ini :

    Tapi hasilnya salah. Dimana meta_value yang isinya harga produk, padahal sudah di order by * ASC, namun hasilnya tidak berurutan dari yang paling murah, ke paling mahal. Hasilnya seperti gambar dibawah ini. Yang terurut hanya karakter paling depan saja. 1, 3, 4, 6, 7 dan 9.

    Seakan-akan, query tidak melihat field tersebut, sebagai angka/integer.

    Nah solusinya, kita ubah value dari field meta_value ini sebagai desimal. Caranya pakai code ini.

    order by IF( wppm.meta_value REGEXP '^-?[0-9,.]+$' = 0, 9999999999 , CAST(wppm.meta_value AS DECIMAL) ), wppm.meta_value;

    Dan hasilnya sebagai berikut :

    Berhasil diurutkan dengan benar.

    Semoga bermanfaat.

    Salam,

    Putu Adi.

  • Podcast : Eps. 2 – Cerita pengalaman upload video pertama di youtube

    Podcast : Eps. 2 – Cerita pengalaman upload video pertama di youtube

    Gimana proses bikin video kemarin?

    Setelah upload video pertama rasanya gimana?, kemarin proses bikinnya seperti apa?, apa aja kendalanya?, apa aja yang dipelajari? Mulai dari proses scripting, proses persiapan shooting, proses shooting, proses editing.

    Rencana konten berikutnya

    Belajar cara belajar, Beli followers, belajar dari pakar.

    Mau bikin channel youtube lain

    Pengen bikin Channel Kuliner, sebelum is dead, mau makan semua menu di semua restoran fastfood dulu.

    Salam,

    Putu Adi.

  • Cara mengatasi “Bad Request Error 400” saat install ekstensi di chrome (chrome extension)

    Cara mengatasi “Bad Request Error 400” saat install ekstensi di chrome (chrome extension)

    Dalam kasus saya, error ini terjadi, karena ekstensi yang sama, saya install di dua akun google yang berbeda.

    Di laptop saya, ada banyak akun gmail. Karena tiap project/jenis pekerjaan, saya pisah di akun Gmail yang berbeda. Sedangkan sistem kerja Google Chrome, tiap ekstensi yang terinstall di Gmail A, tidak akan terbaca di Gmail B.

    Sehingga, saat saya pindah mengerjakan project B (di akun B), ekstensi yang saya install di akun A, tidak terbaca di akun B. Padahal, beberapa ekstensi yang sudah saya install di akun A, saya butuhkan juga di akun B.

    Salah satu ekstensi yang selalu saya pakai adalah “Text To Speech” bernama “Read Aloud TTS“

    Nah barusan, kebetulan saya sedang mengerjakan sesuatu di akun B, sehingga saya harus install ekstensi “Read Aloud TTS” di akun B.

    Cara install ekstensi di Google Docs :

    1. Klik menu Extensions ➡ Add-ons ➡ Get Add-ons

    2. Cari atau pilih ekstensi yang mau kamu install, dalam kasus ini, saya mau install Read Aloud TTS.

    Klik ekstensinya, lalu klik tombol Install.

    Jika muncul dialog seperti diatas, klik Continue.

    Disinilah, muncul error “Bad Request Error 400”

    Solusi / Cara penanganan

    Saya sudah sempat coba di dua komputer yang berbeda, tapi tetap error. Dan saya sudah coba bersihkan cookies dan cache, dan tetap aja error.

    Saya juga tidak tahu persis ini disebabkan oleh apa, tapi solusi ini tidak sengaja saya coba, dan berhasil.

    Caranya dengan menginstall ekstensi di akun google kamu. Dengan mode “Penyamaran” atau “Incognito”.

    1. Klik tombol titik tiga di sudut kanan atas, lalu klik New Incognito Window

    2. Lalu saat membuka google drive atau google docs, silahkan login dengan akun gmail yang ingin kamu install ekstensi tersebut.

    3. Begitu masuk ke google docs, install ekstensi seperti biasa. Extensions ➡ Add-ons ➡ Get Add-ons

    Ulangi proses installasi diatas. Pasti berhasil.

    Ekstensi sudah berhasil terinstall.

    Semoga bermanfaat

    Salam,

    Putu Adi.